Salah satu mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare ikut dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa semester 4 yang juga pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) BSA, Fauzi Ihsan Hakim, melakukan Pendampingan Kegamaannya pada 25 februari – 12 maret 2026 M / 8 – 22 Ramadhan 1447 H di Kampung Muallaf Mesakada, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang.
Pengabdian ini merupakan kegiatan kolaborasi yang diadakan oleh Yayasan Muallaf Qu’ran Centre (MQC) dengan HMPS BSA selama separuh bulan Ramadhan. Masing-masing mendelegasikan anggotanya satu orang sebagai perwakilan untuk terjun langsung dalam agenda tersebut. Perwakilan MQC oleh Awal dan HMPS BSA oleh Fauzi.
Selama berada di kampung Muallaf, kegiatan ini diisi berbagai amaliah Ramadhan. Mulai dari berbagi sembako, berbagi paket buka puasa kepada masyarakat setempat hingga pendampingan keagamaan seperti menyampaikan tausiyah Ramadhan pada malam hari dan juga diberi kepercayaan untuk menjadi imam shalat 5 waktu selama disana.

Sebagaimana pada saat Fauzi dikonfirmasi langsung mengenai kegiatan ini, “Selama mengabdi, kami tak hanya berfokus pada pengembangan keilmuan Islam, tetapi kami juga berfokus untuk berbagi kepada sesama saudara muslim kita yang ada dikampung ini”, ujarnya. Selain itu, Fauzi juga menerangkan bahwa dia sangat semangat mengikuti pengabdian ini. Baginya, ini bisa menjadi pengalaman berharga serta mungkin saja tidak dapat dijumpai lagi dimasa mendatang.
Masyarakat Mesakada juga menyambut baik dan antusias adanya pengabdian ini, sebab mereka memang selalu menanti adanya orang atau komunitas yang datang dalam misi kemanusiaan. Sehingga seluruh hal yang telah direncanakan sedari awal bisa terlaksana sesuai rencana. Beberapa kendala yang dijumpai selama disana, diantaranya hanya pada akses jalan yang menurutnya perlu diperbaiki serta akses internet yang kurang memadai, sehingga terkendala dari sisi mobilitasnya.

Ustadz Aksa Muhammad Nawawi, M.Hum selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Bahasa dan Sastra Arab, menyampaikan apresiasinya sebagai mana dalam wawancaranya “Kami sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa BSA di kampung muallaf. Kegiatan seperti ini tidak hanya mencerminkan kepedulian sosial, tetapi juga menunjukkan bahwa ilmu yang dipelajari di bangku kuliah memiliki orientasi pengabdian kepada masyarakat. Bagi kami di prodi BSA, mahasiswa tidak hanya didorong untuk menguasai aspek akedemik bahasa Arab. Tetapi juga mampu menghadirkan nilai-nilai keislaman dan keilmuan tersebut dalam kehidupan nyata”, ucapnya.
Lebih lanjut ustadz Aksa juga menyampaikan harapan kepada mahasiswa BSA “Kami berharap mahasiswa BSA semakin aktif terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang bernilai edukatif dan keagamaan. Mahasiswa BSA memiliki keunggulan dalam penguasaan bahasa Arab dan literatur keislaman, sehingga potensi ini sangat besar untuk dimanfaatkan dalam membina masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi duta keilmuan, duta akhlak, sekaligus agen perubahan yang membawa nilai keislaman yang rahmatan lil alamin”, harapnya.
Penulis : Sultan Ahmad Syafi'i
Bulan Ramadhan : Mahasiswa Bahasa Dan Sastra Arab Laksanakan Pendampingan Keagamaan di Kampung Muallaf