Skip to Content

Mahasiswa BSA Raih IPK Tertinggi 3,99 se-Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Parepare

July 19, 2026 by
muhammad wahbah

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare. Pada pelaksanaan Yudisium FUAD yang berlangsung di Lab Terpadu Ballroom pada Jum’at, 17 Juli 2026. Nur Asma Ikhwan berhasil meraih predikat lulusan terbaik se-FUAD dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99.

Capaian tersebut menjadi bukti kerja keras, disiplin, dan konsistensi dalam belajar mampu mengantarkan mahasiswa meraih prestasi akademik tertinggi di tingkat fakultas. Keberhasilan ini juga menjadi kebanggaan bagi Program Studi Bahasa dan Sastra Arab serta diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya.

Penghargaan itu diberikan dalam rangkaian pelaksanaan yudisium yang mengesahkan kelulusan 131 mahasiswa dari tujuh program studi sebagai sarjana, sebagaimana tertuang dalam Berita Acara Yudisium Nomor B.1782/In.39.7/PP.00.9/07/2026 tertanggal 16 Juli 2026.

foto bersama mahasiswa terbaik dengan dekan dan dosen FUAD

Saat diumumkan sebagai lulusan terbaik, ia mengaku merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan anugerah yang tidak lepas dari doa dan dukungan banyak pihak.

"Saya sangat bahagia, terharu, dan bersyukur. Pencapaian ini bukan semata hasil usaha saya sendiri, tetapi juga berkat doa kedua orang tua, bimbingan para dosen, serta dukungan keluarga dan teman-teman selama menjalani perkuliahan," ungkapnya.

Ia menuturkan bahwa motivasi terbesar selama menempuh pendidikan adalah keinginan untuk membanggakan kedua orang tua dan membalas segala pengorbanan mereka. Baginya, menjaga konsistensi dalam belajar dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk berkembang menjadi kunci utama dalam meraih hasil terbaik.

Di balik prestasi tersebut, ia juga mengakui pernah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari padatnya tugas akademik hingga rasa lelah yang sempat membuatnya ingin menyerah. Namun, ia memilih untuk terus mengingat tujuan awal dan harapan kedua orang tua sebagai penyemangat agar tetap bertahan.

Selama menempuh studi di Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, ia memperoleh banyak pengalaman berharga, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam membangun karakter, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi. Ia berharap mahasiswa BSA terus berani mengembangkan potensi, menjaga semangat belajar, dan terus mengukir prestasi yang membanggakan. Menurutnya, predikat lulusan terbaik bukanlah target utama, melainkan bonus dari proses belajar yang dijalani dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa syukur.

Ketua Program Studi BSA IAIN Parepare, Aksa Muhammad Nawawi menyatakan perasaan syukur atas mahasiswa prestasi Nur Asma. "Sebagai Kaprodi BSA, tentu saya sangat bersyukur dan bangga atas terpilihnya mahasiswa BSA sebagai mahasiswa dengan IPK terbaik. Ini menjadi bukti bahwa mahasiswa BSA memiliki semangat belajar, disiplin, dan kemampuan akademik yang sangat baik" ucapnya.

"Perasaan saya tentu sangat bahagia dan terharu. Berita ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi prodi, dosen, dan seluruh mahasiswa BSA. Ini juga menjadi motivasi bahwa kerja keras dalam belajar pasti akan membuahkan hasil", katanya.


Harapan saya, semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa BSA lainnya untuk terus belajar, menjaga semangat, dan meningkatkan kualitas diri. IPK penting, tetapi yang lebih penting adalah ilmu, akhlak, dan kemampuan memberi manfaat bagi masyarakat", tutupnya.





Penulis : Darma

Editor: Reski


in News
muhammad wahbah July 19, 2026
Share this post
Tags
Our blogs
Archive